Sebait Diksi di Masa Pandemi

Kondisiku carut-marut

Semua seperti berhasil direnggut

Banyak disana-sini yang sudah bangkrut

Aku bingung cara mengatasinya bagaimana

Sudah dengan berbagai cara

Aku dan tetanggaku lakukan

Sulit bagiku untuk bertahan

Sebab kondisi semakin memprihatinkan

Rakyatku kelaparan

Tapi tidak boleh mengais rizki dijalan

Semua harus dirumah saja

Agar terhindar dari virus bahaya

Tolong…

Ratusan nyawa rakyatku telah melayang

Ribuan medis telah dikerahkan

Sulit sekali berada di posisiku sekarang

Melawan covid-19 yang mematikan

Uang menjadi sulit tuk ditemukan

PHK menjadi sesuatu yang diwajarkan

Banyak yang harus pulang tanpa membawa makanan

Sebagai bentuk rezeki atas pekerjaan

Ekonomiku berantakan

Semua serba tak terpikirkan

Bagaimana aku harus bertahan??

Akan tetapi,

Sudah banyak kulihat gerakan donasi

Menyisakan sedikit rezeki

Untuk mereka yang butuh rawatan intensif

Sungguh manusiawi!

Tapi aku juga tak habis pikir

Pada mereka semua yang kikir

Menimbun yang berguna dan terbatas

Atas nama keuntungan semata

Dimanaaa letak hati nurani kalian?

Semoga yang buta akan harta

Menjadi tercerahkan oleh surga

Betapa indahnya berbagi dengan sesama

Terutama mereka yang membutuhkan

Uang bisa dicari nanti

Tapi nyawa tak bisa diganti

oleh: Maria Fransiska Oktavia Nugraheni – Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Diponegoro Semarang.

Recent Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search